June 18, 2009

Kiat-Kiat Berwirausaha

Posted in Firla D. Lutvitasari (06104241034) at 12:13 am by adminkarir

Untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang wirausahawan yang sukses diperlukan berbagai faktor pendukung. Selain modal, masih ada faktor lain yang merupakan syarat untuk keberhasilan seorang wirausahawan. Banyak yang mengatakan mental atau bakat [dalam bahasa umum bakat dagang] merupakan salah satu diantara faktor tersebut. Meskipun belum banyak penelitian ilmiah mengenai mental atau kepribadian wirausahawan, namun  ada beberapa fakta maupun asumsi yang bisa menerangkan bahwa memang ada perbedaan karakter antara wirausahawan dengan non-wirausahawan. Bisa saja perbedaan itu tumbuh karena kebiasaan atau pengaruh lingkungan sehingga menjadi karakter yang menetap dalam kepribadian seseorang.

Bagi pengikut aliran non-deterministic, bakat dagang mungkin lebih dapat diterima sebagai sebuah mitos, sebab sulit untuk mengatakan bahwa seorang bayi memiliki “in-born entrepreneurship trait”. Lebih logis bila mengasumsikan bahwa bakat dagang yang dimitoskan mungkin merupakan kumpulan dari kebiasaan-kebiasaan tertentu yang dimiliki oleh wirausahawan lewat proses pembelajaran sejak dini. Kebiasaan ini disosialisasikan dan dikondisikan secara konstan kepada individu atau kelompok tertentu sehingga menjadi ciri karakter yang kuat dan mengakar di dalam mereka. Sebagian dari kebiasaan itu adalah:

  1. Menghitung untung rugi setiap tindakan/keputusan yang diambil
  2. Melihat peluang dan menganalisis kebutuhan pasar
  3. Mengelola sumber daya (planning, organizing, directing, controlling)
  4. Bekerja keras secara konstan dan mencari solusi bagi masalahnya
  5. Kebiasaan “jatuh-bangun” sehingga tidak lagi takut membuat keputusan

Menurut Lily H. Soetiono, seorang ahli kewirausahaan untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukses diperlukan berbagai faktor pendukung. Selain modal, ada faktor lain yang merupakan syarat dari keberhasilan seorang wirausahawan yaitu mental dan bakat dagang. Faktor-faktor lainnya diantaranya :

1. Kreatif dan Inovatif

Kreasi dan inovasi dari seorang wirausahawan pada umumnya lebih tinggi dari orang lain. Hal-hal yang belum terpikirkan oleh orang lain sudah terpikirkan olehnya, dan dia mampu membuat hasil inovasinya itu menjadi sebuah kebutuhan.

2. Percaya diri, tegar dan ulet

Wirausahawan tidaklah mudah putus asa. Masalah akan dihadapinya, bukan malah dihindari. Jika ia salah perhitungan, saat ia sadar akan kesalahannya, ia secara otomatis juga memikirkan cara untuk membayar kesalahan itu atau membuatnya menjadi keuntungan. Ia tidak akan berhenti memikirkan jalan keluar walaupun bagi orang lain jalan keluar sudah buntu. Kegagalan akan dibuatnya menjadi pelajaran dan pengalaman yang mahal. Semangatnya tidak pernah luntur. Kualitas kepribadian semacam ini tidak mungkin tumbuh secara mendadak. Sulit bagi seorang dewasa membentuk kualitas-kualitas ini jika tidak dimulai sejak balita.

3. Bekerja Keras

Saat ia sadar dari bangun tidurnya pikiran sudah bekerja membuat rencana, menyusun strategi atau memecahkan masalah. Kadang dalam tidurnya ia tetap berpikir. Membiarkan waktu berlalu tanpa ada yang dipikirkan atau dikerjakan kadang membuatnya merasa tidak produktif atau merasa kehilangan kesempatan.

4. Pola Pikir Multi Tasking

Kemampuan melakukan beberapa hal sekaligus, layak dimilki oleh wirausahawan. Kemampuan inilah yang membuat piawai dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi. Semakin tinggi kemampuan seorang wirausahawan dalam multi tasking, semakin besar pula kemungkinan untuk mengolah peluang menjadi sumber daya produksi

5.  Mampu menahan nafsu untuk cepat menjadi kaya

Wirausahawan yang bijak biasanya hemat dan berhati-hati dalam menggunakan uangnya, terutama jika ia dalam tahap awal usahanya. Setiap pengeluaran untuk keperluan pribadi dipikirkan secara serius, sebab ia sadar bahwa sewaktu-waktu uang yang yang ada aka diperlukan untuk modal usaha atau modal kerja. Keuntungan tidak selalu menetap, kadang ia harus merugi.

Seorang yang memulai usahanya dari skala kecil hingga besar akan mampu menahan nafsu konsumtifnya. Baginya, pengeluaran yang tidak menghasilkan akan dianggap sebagai kemewahan.

6. Berani Mengambil Resiko

Semakin besar resiko yang diambilnya, semakin besar pula kesempatan untuk meraih keuntungan. tentunya resiko-resiko ini sudah diperhitungkan terlebih dahulu. Hanya orang bodoh saja yang melakukan segala sesuatu tanpa perhitungan.

Itulah beberapa hal yang seharusnya dimilki oleh seorang wirausahawan jika ingin meraih kesuksesan. Berusahalah untuk memiki sifat-sifat tersebut jika kita meniatkan untuk menjadi seorang wirausahawan.

Berikut ini adalah peluang usaha yang mungkin bisa dilakukan oleh para remaja, yang sedang menuntut ilmu dan membutuhkan modal yang sedikit sehingga bisa dikumpulkan dari uang saku atau minta bantuan dari orang tua dulu, yaitu:

1. Berbagai peluang usaha yang berbasis pada jasa

Contoh: reparasi barang elektronik, potong rambut atau salon kecantikan, jahit pakaian, sewa buku atau majalah koleksi, Merangkai bunga, fotokopi, menjual pakaian, dll

2. Berbagai peluang usaha pada pembuatan  makanan

Contoh: membuat makanan basah, memnuat makanan kering atau kue kemudian dijual kepada teman-teman sekolah atau dititipkan di kantin sekolah.

3. Berbagai peluang usaha yang membutuhkan kemampuan intelektual

Contoh: Kursus privat, penulis lepas dan dikirim ke majalah atau koran-koran, desain grafis, dll.

4. Usaha lain

Contoh: Kreasi souvenir dan kerajinan, Sablon, dll.

Sumber:  http://www.e-psikologi.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: